Jumat, 18 November 2016

kategori kekuatan badan orang, spesifik serta non spesifik

kategori kekuatan badan orang, spesifik serta non spesifik-tubuh ada dua susunan kekuatan, ialah kekuatan nonspesifik serta kekuatan spesifik. kuman, virus, serta barang asing mesti melalu skema kekuatan nonspesifik lebih-lebih dulu. bila kekuatan nonspesifik enggak bisa melenyapkannya, selanjutnya barang penginfeksi itu bakal berjumpa skema kekuatan spesifik.

a. kekuatan nonspesifik (bawaan)

skema kekuatan bawaan dipunya oleh seorang dari lahir. kekuatan bawaan berkarakter nonspesifik, maksudnya skema kekuatan ini senantiasa bersiap buat berjumpa infeksi apapun yang masuk ke dalam badan.

metode kekuatan ini ampuh akan jasad renik tanpa terjadinya keahlian komunikasi sebelumnya atas makhluk bernyawa itu.

kekuatan nonspesifik terdapat yang berkarakter eksternal, terdapat juga yang berkarakter dalam. kekuatan eksternal dikenal pula selaku asilum dasaran, karna mencegah di komponen luar badan. kekuatan dalam lebih berkarakter asilum seluler serta kimiawi.

1) kekuatan eksternal

kekuatan eksternal terdiri dari jaringan epitelium yang mencegah badan anda (kulit serta jaringan mukus) berikut sekresi yang dihasilkannya. tidak cuma selaku penghalang masuknya penyakit, epitelium itu membuahkan zat-zat beking. semisal, perolehan sekresi kulit berkarakter asam sehingga berbisa buat bakeri. air air liur (saliva) serta air mata pula bisa mematikan kuman. mukus (cairan pekat) menjebak jasad renik sehingga enggak bisa masuk ke dalam saluran penghancuran serta pernapasan.

2) kekuatan dalam

kekuatan dalam bakal melawan kuman, virus, alias zat-zat asing yang bisa melampaui kekuatan eksternal. kekuatan dalam berwujud rangsangan ilmu pisah serta menyertakan sel-sel fagositik, sel alami killer, protein kontra mikroba yang melawan barang asing yang sudah masuk dalam badan, bersama peradangan (inflamasi) serta
meriang.

sel-sel fagositik yang berfungsi dalam kekuatan dalam antara lain neutrofil, makrofag, serta eosinofil. neutrofil bakal berkarakter fagositik (makan) bila berjumpa atas bahan penginfeksi di dalam jaringan. makrofag bakal berlekatan atas polisakarida di dasaran badan mikroba serta setelah itu memakan mikroba itu. eosinofil bekerja buat melanda benalu yang berdimensi besar, semisal cacing es.

sel alami killer melanda sel benalu atas aturan melontarkan senyawa penghancur yang dikenal perforin. sel alami killer bisa melisiskan serta mematikan sel kanker bersama virus sebelum skema kekuatan adaptif diaktifkan. protein antimikroba menambah defensi badan atas aturan melanda jasad renik dengan cara langsung ataupun atas aturan menghambat pembiakan mikroorgnisme. salah satu protein antimikroba yang esensial buat mencegah sel dari agresi virus ialah interferon.

kekuatan dalam lainnya ialah jawaban peradangan (inflamasi) serta meriang. peradangan dipicu oleh guncangan awak, panas yang eksesif, infeksi kuman, serta lain-lain. peradangan berkarakter lokal alias cuma tampak pada kawasan terkena sebaliknya meriang menabur ke semua badan.

b. kekuatan spesifik (adaptif)

bila kuman, virus, ataupun barang asing sukses melampaui skema kekuatan bawaan (nonspesifik), berikutnya zat-zat asing itu bakal ditempuh oleh skema kekuatan adaptif. kekuatan adaptif berkarakter spesifik, maksudnya metode pertahanannya bergantung pada pembuatan jawaban kalis akan jasad renik definit yang memasok rangsangan. kekuatan adaptif bisa berkarakter alami ataupun ciptaan. kekuatan adaptif alamiah adem ayem didapatkan oleh anak dari ibunya dalam isi, sebaliknya kekuatan adaptif aktif didapatkan semisal dengan infeksi (menderita penyakit lebih-lebih dulu). kekuatan adaptif ciptaan adem ayem berwujud memindahkan antibodi dari orang lain, sebaliknya kekuatan adaptif ciptaan aktif diperoleh dengan pengimunan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar